Bagaimana Terjadinya Gerhana Bulan ? Berikut Penjelasannya!

Bagaimana Terjadinya Gerhana Bulan ? Berikut Penjelasannya!
ilustrasi gambar gerhana bulan

Gerhana bulan merupakan salah satu fenomena alam yang sering menarik perhatian banyak orang. Gerhana bulan terjadi ketika bulan yang sedang purnama masuk ke dalam bayangan bumi yang terbentuk oleh cahaya matahari.

Saat itu, bumi berada di antara matahari dan bulan dalam satu garis lurus. Gerhana bulan dapat dilihat dari seluruh bagian bumi yang menghadap ke bulan, tanpa perlu alat khusus seperti teleskop atau kacamata pelindung.

Gerhana bulan memiliki beberapa jenis, yaitu gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian, dan gerhana bulan penumbra.

Jenis dan durasi gerhana bulan bergantung pada jarak bulan terhadap simpulnya, yaitu titik potong antara bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika (bidang orbit bumi mengelilingi matahari). Simpul bulan ini berubah-ubah seiring dengan pergerakan bulan dan bumi.

Proses Terjadinya Gerhana Bulan

Gerhana bulan total

Gerhana bulan total terjadi ketika seluruh permukaan bulan tertutup oleh bayangan umbra bumi, yaitu bagian bayangan bumi yang paling gelap. Saat itu, bulan berada di dekat simpulnya, sehingga garis lurus antara matahari, bumi, dan bulan sangat tepat. Gerhana bulan total biasanya berlangsung selama beberapa menit hingga hampir dua jam.

Meskipun tertutup oleh bayangan bumi, bulan tidak benar-benar gelap, melainkan berwarna merah atau oranye. Hal ini disebabkan oleh cahaya matahari yang terefraksi oleh atmosfer bumi dan mencapai permukaan bulan.

Cahaya matahari ini memiliki panjang gelombang merah yang lebih panjang dan lebih mudah menembus atmosfer bumi daripada cahaya matahari dengan panjang gelombang biru yang lebih pendek.

Oleh karena itu, bulan yang mengalami gerhana total sering disebut sebagai bulan darah.

Gerhana bulan sebagian

Gerhana bulan sebagian terjadi ketika sebagian permukaan bulan tertutup oleh bayangan umbra bumi, sedangkan sebagian lainnya masih mendapat cahaya matahari.

Saat itu, bulan berada di dekat simpulnya, tetapi tidak tepat berada di garis lurus antara matahari, bumi, dan bulan.

Gerhana bulan sebagian berlangsung lebih lama daripada gerhana bulan total, karena bulan membutuhkan waktu lebih lama untuk melewati bayangan bumi.

Gerhana bulan penumbra

Gerhana bulan penumbra terjadi ketika seluruh permukaan bulan tertutup oleh bayangan penumbra bumi, yaitu bagian bayangan bumi yang lebih terang.

Saat itu, bulan berada jauh dari simpulnya, sehingga garis lurus antara matahari, bumi, dan bulan tidak tepat.

Gerhana bulan penumbra paling sulit diamati, karena perbedaan kecerahan antara bulan yang terkena bayangan penumbra dan bulan yang tidak terkena bayangan penumbra sangat kecil.

Gerhana bulan merupakan fenomena alam yang menunjukkan keindahan dan keajaiban alam semesta. Gerhana bulan juga memiliki nilai sejarah, budaya, dan ilmiah bagi manusia.

Beberapa peradaban kuno menganggap gerhana bulan sebagai pertanda buruk atau kemarahan dewa, sehingga mereka melakukan ritual atau upacara untuk menghentikan gerhana bulan.

Beberapa peradaban lain menganggap gerhana bulan sebagai fenomena alam yang dapat diprediksi dan dihitung, sehingga mereka mengembangkan ilmu astronomi dan kalender. Gerhana bulan juga dapat digunakan untuk mengukur jarak antara bumi dan bulan, serta untuk mempelajari atmosfer bumi dan bulan.

Gerhana bulan adalah fenomena alam yang patut kita syukuri dan nikmati. Gerhana bulan dapat memberikan kita pengetahuan, kekaguman, dan inspirasi.

Gerhana bulan juga dapat menjadi momen untuk bersama-sama mengamati dan menghargai keindahan alam semesta.