Tujuan Teks Negosiasi Berserta Kaidah dan Contoh

Tujuan Teks Negosiasi

Teks negosiasi adalah teks yang berisi proses tawar-menawar antara dua pihak atau lebih untuk mencapai kesepakatan bersama. Teks negosiasi biasanya digunakan dalam situasi bisnis, politik, sosial, atau budaya.

Tujuan Teks Negosiasi

Tujuan dari teks negosiasi adalah:

Menyelesaikan Masalah

Teks Negosiasi dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang timbul akibat adanya perbedaan kepentingan, pendapat, atau sikap antara dua pihak atau lebih.

Misalnya, masalah sengketa tanah, konflik politik, atau perselisihan hukum. Dengan melakukan negosiasi, pihak-pihak yang berselisih dapat mencari jalan keluar yang adil dan rasional.

Memenuhi Kebutuhan

Teks negosiasi juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang dirasakan oleh salah satu pihak atau lebih. Kebutuhan ini dapat bersifat materiil, seperti uang, barang, atau jasa, atau bersifat nonmateriil, seperti penghargaan, pengakuan, atau kepercayaan.

Dengan melakukan negosiasi, pihak-pihak yang membutuhkan dapat menawarkan sesuatu yang bernilai bagi pihak lain, sehingga dapat memperoleh apa yang mereka inginkan.

Mencari Solusi yang Menguntungkan Semua Pihak

Teks negosiasi juga dapat digunakan untuk mencari solusi yang menguntungkan semua pihak yang terlibat dalam proses tawar-menawar.

Solusi ini dapat bersifat win-win, yaitu semua pihak merasa mendapatkan keuntungan yang seimbang, atau win-lose, yaitu salah satu pihak merasa mendapatkan keuntungan yang lebih besar daripada pihak lain.

Dengan melakukan negosiasi, pihak-pihak yang berkepentingan dapat mengeksplorasi berbagai kemungkinan yang ada, sehingga dapat menemukan solusi yang optimal.

Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi

Teks negosiasi memiliki kaidah kebahasaan yang khas, yaitu:

  • Menggunakan kata-kata yang sopan, santun, dan menghormati lawan bicara.
  • Menggunakan kata-kata yang bersifat persuasif, argumentatif, dan kompromistis.
  • Menggunakan kata-kata yang bersifat logis, rasional, dan berdasarkan fakta.
  • Menggunakan kata-kata yang bersifat fleksibel, adaptif, dan kreatif.

Contoh Teks Negosiasi

Contoh Teks Negosiasi adalah sebagai berikut:

Negosiasi Harga Mobil Bekas

A: Selamat siang, Pak. Saya tertarik dengan mobil bekas yang Anda jual di iklan online. Boleh saya lihat kondisinya?

B: Selamat siang, Mas. Silakan, mobilnya ada di sini. Mobil ini saya beli tahun 2020, jarang dipakai, hanya untuk ke kantor saja. Kondisinya masih bagus, mesinnya halus, bodinya mulus, tidak ada lecet atau penyok.

A: Boleh saya coba test drive?

B: Tentu saja, silakan. Saya ikut bersama Anda.

A: (Setelah test drive) Mobilnya memang terasa nyaman dan responsif, Pak. Tapi saya lihat ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, seperti ban yang sudah aus, kaca spion yang retak, dan AC yang kurang dingin.

B: Oh, itu memang ada beberapa kekurangan, tapi tidak terlalu mengganggu fungsi mobilnya. Lagipula, harga yang saya tawarkan sudah sangat murah, yaitu Rp 150 juta. Harga pasaran mobil ini sekarang Rp 180 juta.

A: Wah, saya kira harga yang Anda tawarkan masih bisa dinegosiasi, Pak. Saya lihat di iklan online lain, ada yang menjual mobil yang sama dengan kondisi yang lebih baik dengan harga Rp 160 juta. Kalau begitu, saya tawar Rp 140 juta saja, Pak.

B: Wah, itu terlalu rendah, Mas. Saya sudah rugi banyak kalau jual dengan harga segitu. Bagaimana kalau kita bertemu di tengah, yaitu Rp 145 juta?

A: Hmm, saya masih merasa mahal, Pak. Bagaimana kalau Rp 142 juta saja? Itu sudah harga final saya.

B: Baiklah, saya terima tawaran Anda. Rp 142 juta deal. Saya harap Anda puas dengan mobil ini.

A: Terima kasih, Pak. Saya senang bisa bertransaksi dengan Anda. Mari kita selesaikan administrasinya.

B: Baik, mari kita ke notaris.

Demikian contoh teks negosiasi yang bisa Anda pelajari. Teks negosiasi merupakan salah satu jenis teks yang penting untuk dikuasai, karena dapat membantu Anda dalam berbagai situasi yang membutuhkan kesepakatan. Semoga bermanfaat.