Zat Campuran: Apa Itu, Bagaimana Sifatnya, dan Berapa Jenisnya?

Zat Campuran: Apa Itu, Bagaimana Sifatnya, dan Berapa Jenisnya?

Zat adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita yang memiliki massa dan volume. Zat dapat berupa unsur, senyawa, atau campuran. Unsur adalah zat yang terdiri dari satu jenis atom, seperti oksigen, hidrogen, emas, dan besi.

Senyawa adalah zat yang terdiri dari dua atau lebih jenis atom yang berikatan secara kimia, seperti air, gula, dan amonia. Campuran adalah zat yang terdiri dari dua atau lebih zat yang bercampur tanpa adanya ikatan kimia, seperti udara, air laut, dan teh manis.

Pengertian Zat Campuran

Zat campuran adalah zat yang terbentuk dari penggabungan dua atau lebih zat yang berbeda tanpa adanya komposisi yang tetap dan tidak ada reaksi kimia yang terjadi. Zat-zat yang bercampur masih mempertahankan sifat-sifat zat asalnya.

Zat campuran dapat dipisahkan menjadi zat-zat penyusunnya dengan menggunakan metode-metode fisik, seperti penyaringan, penyulingan, kristalisasi, kromatografi, dan lain-lain.

Sifat-Sifat Zat Campuran

Zat campuran memiliki beberapa sifat khas, yaitu:

  • Terdiri dari dua atau lebih zat tunggal, baik unsur, senyawa, atau keduanya.
  • Perbandingan komponen penyusun tidak tetap, dapat bervariasi tergantung pada cara pembuatannya.
  • Masih mempunyai sifat zat asal, tidak terbentuk zat baru dengan sifat yang berbeda.
  • Sifat larutan merupakan rata-rata dari sifat komponennya, misalnya titik didih, titik leleh, dan kerapatan.
  • Dapat dipisahkan menjadi komponennya melalui cara-cara fisik, tidak memerlukan reaksi kimia.

Jenis-Jenis Zat Campuran

Zat campuran dapat dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan sifatnya, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen.

Campuran homogen

Campuran homogen adalah campuran yang memiliki komposisi yang seragam dan tidak dapat dibedakan komponennya secara kasat mata.

Campuran homogen juga disebut sebagai larutan, karena zat-zat yang bercampur saling larut dan membentuk satu fase.

Contoh campuran homogen adalah air gula, air garam, udara, baja, dan cuka.

Campuran heterogen

Campuran heterogen adalah campuran yang memiliki komposisi yang tidak seragam dan dapat dibedakan komponennya secara kasat mata.

Campuran heterogen terdiri dari dua atau lebih fase yang tidak saling larut.

Contoh campuran heterogen adalah air dan minyak, pasir dan garam, susu, dan darah.